Kandang Ternak Ayam di Malang Ambruk Timpa 5 Pekerja, 1 Tewas

Reporter

Ashaq Lupito

Editor

Yunan Helmy

24 - Feb - 2026, 02:30

Kondisi kandang peternakan ayam di Kabupaten Malang yang ambruk diduga karena lapuk dan menimpa lima orang pekerja hingga satu di antaranya dinyatakan tewas pada Selasa (24/2/2026). (Foto: BPBD Kabupaten Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Kandang peternakan ayam di Dusun Pijiombo, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, ambruk, Selasa (24/2/2026). Akibatnya, lima orang pekerja dilaporkan tertimpa reruntuhan material kandang. Satu di antaranya ditemukan meninggal.

Ambrukhya  kandang ayam tersebut terjadi pada Selasa (24/2/2026) pagi, yang kemudian dilaporkan tidak lama setelah kejadian. Yakni pada pukul 09.30 WIB. "Berdasarkan hasil informasi awal, kandang ayam yang ambruk tersebut milik Wawan. Penyebabnya diduga dikarenakan struktur kandang yang sudah lapuk," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Kabupaten Malang Purwoto.

Baca Juga : Bupati Blitar Serahkan Santunan JKM Rp42 Juta, Bukti Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan untuk Imam Masjid 

Hingga saat ini, total kerugian akibat kerusakan  kandang  tersebut masih dalam pendataan. Sementara pencarian korban hingga berita ini disusun masih berlanjut. Yakni dengan fokus pencarian terhadap satu orang pekerja yang sementara ini dilaporkan belum ditemukan.

"Dari lima orang pekerja, tiga orang mengalami luka-luka dan telah dievakuasi ke puskesmas. Sedangkan satu orang ditemukan meninggal. Kemudian untuk satu orang lainnya belum ditemukan," ujarnya.

Pasca-kejadian tersebut, sejumlah personel gabungan dari unsur BPBD Kabupaten Malang, Muspika Wonosari, Tim USS atau Urban Search and Rescue, para relawan, hingga perangkat desa dan masyarakat setempat turut dilibatkan dalam upaya pencarian.

Baca Juga : Perusakan Puluhan Nisan di TPU Kota Batu Berujung Pemecatan Juru Kunci Makam

"Tim sudah bergerak ke lokasi untuk proses pencarian dan evakuasi. Apabila terdapat perkembangan informasi akan disampaikan pada update berikutnya," pungkasnya.