Melalui Lomdeskel, 57 Kelurahan se Kota Malang Diharap dapat Berkembang
Reporter
Riski Wijaya
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
14 - Apr - 2026, 11:19
JATMTIMES - Lomba Desa/Kelurahan (Lomdeskel) Kota Malang mulai masuk pada penghujungnya. Sebanyak lima finalis yang masing-masing mewakili lima kecamatan telah melakukan paparan di hadapan 17 dewan juri.
Tahap penyampaian paparan telah berlangsung pada Senin (13/4/2026). Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Malang, Yuyun Nanik Ekowati, menegaskan setiap kelurahan punya potensi besar. Menurutnya, inovasi tersebut layak direplikasi oleh wilayah lain.
Baca Juga : Bupati Sanusi Pastikan Tidak Ada Jual Beli Jabatan di Pemkab Malang: Kalau Ada Lapor Saya!
Kelima finalis tersebut yakni Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun; Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing; Kelurahan Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru.
Selanjutnya ada Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang; serta Kelurahan Rampal Celaket, Kecamatan Klojen.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Malang, Yuyun Nanik Ekowati, menegaskan setiap kelurahan punya potensi besar. Menurutnya, inovasi tersebut layak direplikasi oleh wilayah lain.
“Penyelenggaraan Lomdeskel ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, melainkan sarana menunjukkan inovasi dan potensi luar biasa kelurahan,” ujarnya.
Ia menyebut, Pemkot Malang ingin seluruh 57 kelurahan berkembang merata. Tidak ada kesenjangan kualitas pelayanan maupun inovasi di tingkat wilayah.
“Tahun 2025 lalu Kelurahan Bunulrejo meraih juara dua tingkat provinsi. Target kami minimal mempertahankan, bahkan meningkat jadi juara pertama,” tegasnya.
Lomdeskel 2026 menjadi tindak lanjut instruksi Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Tujuannya menjaring kelurahan terbaik sebagai wakil Kota Malang di tingkat regional.
Proses seleksi berlangsung berlapis dan ketat. Tahapan dimulai dari evaluasi mandiri di tingkat kelurahan, lalu penilaian kecamatan.
Baca Juga : Cek Status Data Anda, Warga Surabaya Diimbau Segera Konfirmasi DTSEN
Dari proses tersebut, terpilih lima kelurahan terbaik. Masing-masing mewakili kecamatan di Kota Malang.
Kini, kelima finalis memasuki tahap pemaparan. Mereka mempresentasikan potensi dan inovasi unggulan di hadapan tim juri.
Penilaian tidak berhenti di administrasi dan presentasi. Tim juri akan turun langsung ke lapangan untuk verifikasi.
Tinjauan lapangan dijadwalkan berlangsung Rabu mendatang. Langkah ini memastikan data sesuai dengan kondisi riil masyarakat.
Pemkot Malang menyiapkan apresiasi bagi para pemenang. Juara satu, dua, dan tiga akan mendapat piagam, piala, serta uang pembinaan.
Juara pertama nantinya menjadi delegasi resmi Kota Malang. Mereka akan bersaing di tingkat Provinsi Jawa Timur membawa nama daerah.
