Keterbatasan Perangkat, 4 SD di Kota Batu Terpaksa Menumpang Ujian TKA di SMP
Reporter
Prasetyo Lanang
Editor
Nurlayla Ratri
20 - Apr - 2026, 04:32
JATIMTIMES – Ribuan siswa kelas akhir jenjang Sekolah Dasar (SD) di Kota Batu mulai menjalani Tes Kemampuan Akademik (TKA) secara serentak, Senin (20/4/2026). Mengingat keterbatasan perangkat teknologi dan jumlah siswa yang mencapai 2.506 orang, Dinas Pendidikan Kota Batu merancang skema ujian dalam empat gelombang hingga 30 April mendatang.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Alfi Nurhidayat, menjelaskan bahwa pembagian gelombang ini merupakan langkah strategis agar seluruh siswa tetap mendapatkan standar ujian yang sama. Pihaknya mencatat, tidak semua sekolah memiliki fasilitas perangkat yang memadai untuk menggelar ujian secara mandiri dalam satu waktu sekaligus.
Baca Juga : Ditutup Besok, Selter Sekda Kota Batu Kurang Satu Pelamar untuk Penuhi Syarat
Kondisi tersebut membuat setidaknya 4 sekolah harus menumpang di gedung SMP terdekat untuk melaksanakan ujian TKA SD. Sekolah tersebut antara lain SDN Temas 01 yang menumpang di SMPN 3 Batu, SDN Bumiaji 01 dan SDN Pandanrejo 01 di SMP PGRI 02, serta SD Islam Al-Huda yang menumpang di SMP Darush Sholihin.
"Skema menumpang dan pembagian gelombang ini adalah langkah realistis agar ribuan siswa tetap bisa mengikuti ujian dengan standar yang sama. Tujuannya agar persiapan TKA lebih matang tanpa kendala berarti," ungkap Alfi.
Berdasarkan jadwal yang disusun Dinas, gelombang pertama pada 20–21 April diikuti oleh 19 sekolah. Berlanjut ke gelombang kedua (22–23 April) untuk 27 sekolah, gelombang ketiga (27–28 April) sebanyak 17 sekolah, dan ditutup gelombang keempat (29–30 April) oleh 10 sekolah terakhir.
Alfi menambahkan, penyesuaian jumlah perangkat juga membuat lima sekolah terpaksa membagi siswanya hingga dua atau tiga sesi ujian. Salah satunya dialami oleh SD Al Irsyad yang harus membagi jadwal pengerjaan siswa karena keterbatasan unit komputer yang tersedia di sekolah.
Guna menjamin integritas dan kelancaran teknis di lapangan, Disdik Kota Batu telah menerjunkan 82 proktor serta 88 pengawas. "Tim pengawas ini disiagakan untuk memastikan TKA berjalan lancar dan benar-benar menekan potensi praktik kecurangan selama ujian berlangsung," tegas Alfi.
Baca Juga : Lepas 227 Jemaah Haji Kota Batu, Wali Kota Nurochman Ingatkan Jaga Kesehatan Mental demi Fokus Ibadah
Di sisi lain, pelaksanaan hari pertama terpantau berjalan cukup lancar. Kepala SDN Ngaglik 02, Mustain, menyebutkan pihaknya sengaja memilih sesi kedua pada pukul 09.00 WIB sebagai langkah antisipasi. Menurutnya, memulai ujian sedikit lebih siang efektif untuk menghindari risiko sistem error atau keterlambatan siswa.
Mustain berujar, persiapan matang juga telah dilakukan pihak sekolah jauh-jauh hari, mulai dari perawatan unit komputer hingga memastikan koneksi internet tetap stabil selama ujian berbasis online ini berlangsung. Selain teknis, siswa juga telah dibekali pendalaman materi berdasarkan kisi-kisi ujian.
"Harapannya tentu hasil TKA ini memuaskan. Mengingat hasil ujian ini menjadi salah satu parameter penting bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP favorit mereka," ungkap Mustain.
