Satpam Perumahan Tewas Ditusuk Maling di Kota Malang, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku
Reporter
Hendra Saputra
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
10 - May - 2026, 05:09
JATIMTIMES - Kasus penusukan yang menewaskan seorang petugas keamanan Perumahan Cemara Diamond Townhouse Malang mulai menemukan titik terang. Polisi kini telah mengantongi ciri-ciri terduga pelaku pencurian yang menusuk korban hingga meninggal dunia.
Korban diketahui bernama Mat Suhadi (51), satpam yang akrab disapa Pak Min. Ia meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk saat berusaha menggagalkan aksi pencurian di kawasan perumahan tempatnya bekerja.
Baca Juga : Satpam Perumahan di Kota Malang Tewas Ditusuk Saat Kejar Maling
Saat ini, jajaran Satreskrim Polresta Malang Kota bersama Unit Reskrim Polsek Kedungkandang masih melakukan penyelidikan intensif. Sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian juga telah dimintai keterangan.
Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin membenarkan adanya peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kejadian terjadi pada Sabtu (9/5/2026) malam di sekitar Jembatan Amprong, Jalan Raya Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang.
"Kami menerima laporan dari warga pada kemarin malam sekitar pukul 19.00 WIB, terkait adanya korban penusukan. Kemudian, petugas langsung mendatangi lokasi kejadian," ujarnya saat dikonfirmasi pada Minggu (10/5/2026).
Namun saat petugas tiba di lokasi, korban ternyata sudah dievakuasi warga menuju Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) untuk mendapatkan penanganan medis.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan para saksi, diketahui korban merupakan petugas jaga malam di Perumahan Cemara Diamond Townhouse Malang. Polisi menduga aksi penusukan terjadi setelah korban memergoki pelaku yang melakukan pencurian di kantor pemasaran perumahan tersebut.
"Jadi, korban ini ditusuk oleh pelaku yang sebelumnya melakukan pencurian di kantor pemasaran perumahan. Dari lokasi kejadian, ditemukan kusen galvalum yang kata warga merupakan barang yang dicuri oleh pelaku," ungkapnya.
Tak hanya itu, polisi juga telah memeriksa sejumlah rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan tersebut, aparat berhasil mengidentifikasi ciri-ciri pelaku.
"Pelaku merupakan laki-laki, berambut pendek rapi, memakai jaket warna abu-abu dan berperawakan tinggi besar kurang lebih 175 sentimeter. Pelaku ini mengendarai sepeda motor Yamaha Mio berwarna biru," bebernya.
Akibat perkelahian dengan pelaku, korban mengalami luka serius di bagian kepala serta luka tusuk pada perutnya. Kondisinya sempat kritis sebelum akhirnya dilarikan ke RSSA.
"Korban mengalami luka berat dan dibawa ke RSSA. Kemudian pada Minggu, 10 Mei 2026 sekitar pukul 07.30 WIB, kami mendapat kabar bahwa korban meninggal dalam perawatan," pungkasnya.
