Bakesbangpol Jadikan Yonif 509 Jadi Kawah Candradimuka Calon Paskibraka Jember

Reporter

Moh. Ali Mahrus

Editor

Dede Nana

30 - Jun - 2026, 11:33

Paskibraka Jember saat mendapat materi di Yonif 509

JATIMTIMES - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember secara resmi membuka kegiatan Pembinaan dan Pembekalan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Jember Tahun 2026 di Yonif Raider 509 Kostrad, Sabtu 27 Juni 2026. Sebanyak 75 siswa-siswi terbaik tingkat SMA/sederajat dari berbagai sekolah di Kabupaten Jember mengikuti kegiatan yang akan berlangsung selama empat hari, mulai 27 hingga 30 Juni 2026.

Kegiatan ini merupakan tahapan penting dalam mempersiapkan para calon Paskibraka yang nantinya akan bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Jember. Selain membentuk kemampuan teknis, pembinaan juga diarahkan untuk memperkuat karakter, jiwa kepemimpinan, nasionalisme, serta pengamalan nilai-nilai Pancasila.

Baca Juga : Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026 Resmi Dibuka, Simak Jadwal, Program, dan Cara Daftarnya

Rangkaian kegiatan diawali sejak pukul 05.00 WIB dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan upacara pembukaan pada pukul 09.00 WIB. Pembukaan dipimpin oleh Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Jember, Poerwahjoedi didampingi Letda Inf. Hermawan selaku Pasi Intel Yonif Raider 509/BY Kostrad.

Dalam sambutannya, Poerwahjoedi menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berhasil melewati proses seleksi yang panjang, objektif, dan kompetitif sehingga terpilih menjadi calon anggota Paskibraka Kabupaten Jember Tahun 2026.

"Selamat kepada seluruh calon Paskibraka yang telah berhasil melewati proses seleksi. Kalian adalah putra-putri terbaik Kabupaten Jember yang telah menunjukkan kemampuan, kedisiplinan, semangat juang, serta karakter yang baik sehingga layak memperoleh kepercayaan mengikuti tahapan pembinaan ini," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa seleksi Paskibraka bukan sekadar mencari petugas pengibar bendera, tetapi menjadi bagian dari proses kaderisasi generasi muda yang menanamkan nilai-nilai Pancasila, nasionalisme, kepemimpinan, disiplin, tanggung jawab, serta semangat cinta tanah air.

Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka memiliki makna yang jauh lebih luas dibandingkan sekadar menjalankan tugas pada upacara kenegaraan. "Menjadi Paskibraka bukan hanya tentang mengibarkan Sang Merah Putih. Lebih dari itu, Paskibraka merupakan wadah pembentukan karakter generasi muda agar memiliki integritas, disiplin, tanggung jawab, semangat gotong royong, jiwa kepemimpinan, serta mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat," tegasnya.

Selama mengikuti pembinaan di Yonif Raider 509 Kostrad, para peserta akan memperoleh berbagai materi yang meliputi latihan fisik, latihan baris-berbaris, pembinaan mental, wawasan kebangsaan, pendidikan karakter, hingga pembentukan jiwa kepemimpinan. Seluruh rangkaian tersebut dirancang untuk membentuk pribadi yang tangguh, berintegritas, serta siap mengemban amanah sebagai Paskibraka.

Poerwahjoedi juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga kesehatan, kedisiplinan, kekompakan, dan solidaritas selama menjalani proses pembinaan.

"Saya berharap seluruh peserta mengikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh, menjaga kesehatan, saling menghormati, serta membangun kebersamaan tanpa membedakan asal sekolah, suku, agama, maupun latar belakang. Kalian kini menjadi satu keluarga besar Paskibraka Kabupaten Jember yang memiliki tujuan mulia mengibarkan Sang Saka Merah Putih dengan penuh kehormatan," pesannya.

Selain memberikan motivasi kepada peserta, Poerwahjoedi juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Yonif Raider 509 Kostrad, para pelatih, pembina, instruktur, serta panitia yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Baca Juga : Di Sumberjambe, Bupati Jember Komitmen Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan Lewat Program UHC

Ia berharap proses pembinaan dapat dilaksanakan secara profesional, humanis, dan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam kemampuan teknis, tetapi juga memiliki karakter kuat serta berjiwa Pancasila.

Sebagai instansi yang membidangi pembinaan ideologi, wawasan kebangsaan, dan ketahanan nasional di daerah, Bakesbangpol Kabupaten Jember berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan karakter generasi muda melalui berbagai program pembinaan, termasuk Paskibraka.

Menurut Poerwahjoedi, Pemerintah Kabupaten Jember melalui Bakesbangpol memandang Paskibraka sebagai bagian dari investasi sumber daya manusia yang akan menjadi calon pemimpin bangsa di masa mendatang.

"Kami berharap seluruh peserta memanfaatkan kesempatan ini sebagai momentum untuk mengembangkan potensi diri, memperkuat semangat persatuan, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila," katanya.

Mengakhiri sambutannya, Poerwahjoedi secara resmi membuka kegiatan Pembinaan dan Pembekalan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kabupaten Jember Tahun 2026 yang akan berlangsung hingga 30 Juni 2026 di Yonif Raider 509 Kostrad.

Dengan pembinaan yang berlangsung selama empat hari tersebut, diharapkan seluruh calon Paskibraka mampu menjalani setiap tahapan secara optimal sehingga siap melaksanakan tugas pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Jember.

Lebih dari itu, mereka diharapkan menjadi generasi muda yang berintegritas, berkarakter, disiplin, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.