Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Agama

Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Persiapan Akhir Bulan Sya’ban Jelang Datangnya Ramadhan

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

13 - Feb - 2026, 10:40

Placeholder
Gambar khutbah Jumat. (Foto: laman Al Azhar Peduli)

JATIMTIMES - Bulan Syakban menjadi penanda bahwa Ramadan semakin dekat. Dalam khutbah Jumat, khatib mengajak umat Islam memanfaatkan sisa hari di bulan ini dengan memperbanyak amalan saleh sebagai bekal menyambut bulan puasa.

Momentum akhir Sya’ban dinilai penting agar kaum Muslimin tidak memasuki Ramadhan dalam keadaan lalai, melainkan sudah siap secara iman dan ibadah.

Baca Juga : Dibantu LSM Cakrawala Keadilan, Lima Yatim Piatu Bersaudara di Lamongan Tak Lagi Tinggal di Rumah Kontrakan

Khutbah I

اَلْحَمْدُ لله، اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ فَضَّلَنَا بِلِقَاءِ شَهْرِ شَعْبَانَ، هَذَا شَهْرٌ يُمْكِنُ فِيْهِ اَنْ نَسْتَعْمِلَهُ لِنَيْلِ الْبَرَكَاتِ وَالرِّضْوَانْ. اَللَّهُمَّ فَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الَّذِىْ اَنْزَلَهُ اللهُ اِلَيْهِ بِجَمِيْعِ اَنْوَاعِ الدَّلِيْلِ وَالْبُرْهَانِ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ الَّذِيْنَ نَالُوْا الْبَرَكَاتِ وَالْعِرْفَانْ. اَمَّا بَعْدُ فَيَا عِبَادَ اللهِ، اُوْصِيْنِىْ نَفْسِيْ وَاِيَّاكُمْ بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ  فَقَدْ قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: وَالْعَصْرِ، إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ، إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

Hadirin rahimakumullah,
Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam. Pada hari yang penuh keberkahan ini, khatib mengajak jemaah Jumat sekalian untuk terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt., yakni dengan melaksanakan seluruh perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Sebab dengan ketakwaan itulah Allah akan memberikan jalan keluar atas setiap persoalan yang dihadapi. Dengan takwa pula, Allah menganugerahkan rezeki dari arah yang tidak pernah diduga sebelumnya. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an surah At-Thalaq ayat 2–3:

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا * وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ

Artinya: Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberinya jalan keluar dan menganugerahkan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka (QS At-Thalaq: 2–3).

Hadirin rahimakumullah,
Segala puji hanya bagi Allah Swt. yang telah menganugerahkan kesehatan lahir dan batin, sehingga kita masih dipertemukan dengan penghujung bulan Sya’ban, bulan yang mulia dan penuh keberkahan, dan insyaallah tidak lama lagi kita akan menjumpai bulan Ramadhan yang juga sangat agung.

Semoga selawat dan salam senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw., kepada keluarga beliau, para sahabat, serta seluruh pengikutnya hingga akhir zaman.

Hadirin rahimakumullah,
Dengan izin Allah, hari ini kita berada di akhir bulan Sya’ban, bulan yang berada di antara Rajab dan Ramadhan. Sya’ban termasuk bulan yang secara khusus disebut dalam doa Rasulullah saw., sebagaimana diriwayatkan dari Anas bin Malik:

اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ، وَشَعْبَانَ، وَبِلِّغْنَا رَمَضَانَ

Artinya: Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, serta pertemukanlah kami dengan bulan Ramadhan.

Bulan Rajab yang telah kita lalui diibaratkan sebagai masa menanam. Kini di bulan Sya’ban adalah waktu merawat dan menyiram tanaman tersebut. Dan beberapa hari lagi kita akan memasuki Ramadhan, yaitu masa memetik hasil. 

Bagaimana mungkin kita berharap panen ibadah yang melimpah jika tidak menanam sejak Rajab dan tidak merawatnya di bulan Sya’ban ini? Imam Dzun Nun al-Mishri pernah mengatakan:

رَجَبٌ شَهْرُ الزَّرْعِ. وَشَعْبَانُ شَهْرُ السَّقْيِ. وَرَمَضَانُ شَهْرُ الْحَصَادِ. وَكُلٌّ يَحْصُدُ مَا زَرَعَ. فَمَنْ ضَيَّعَ الزِّرَاعَةَ نَدِمَ يَوْمَ الْحَصَادِ

Artinya: Rajab adalah bulan menanam, Sya’ban bulan menyiram, dan Ramadhan bulan memanen. Setiap orang akan menuai apa yang ditanamnya. Siapa yang menyia-nyiakan masa tanam, ia akan menyesal ketika masa panen tiba.

Karena itu, di sisa waktu bulan Sya’ban ini, marilah kita tetap istiqamah dalam kebaikan, yakni terus menyiram dan memelihara amal-amal yang telah kita bangun sejak awal Sya’ban, bahkan sejak Rajab.

Walaupun berada di penghujung Sya’ban, bulan ini tetap memiliki banyak keutamaan. Kesempatan untuk memperbanyak amal saleh masih terbuka lebar. Jangan sampai waktu yang tersisa ini berlalu tanpa diisi dengan kebaikan hingga datangnya Ramadhan.

Hadirin rahimakumullah,
Agar kualitas ibadah tetap terjaga dan semakin meningkat di akhir Sya’ban, ada beberapa amalan ringan namun besar pahalanya yang dapat dilakukan:

- Memperbanyak zikir dan istigfar, memohon ampunan kepada Allah agar dapat memasuki Ramadhan dengan hati yang bersih dan jiwa yang suci. Allah Swt. berfirman:

Baca Juga : Seleksi Calon Paskibraka 2026, Bakesbangpol Jember Bentuk Pokja Pendaftaran 

فَاِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلٰوةَ فَاذْكُرُوا اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوْدًا وَّعَلٰى جُنُوْبِكُمْۚ فَاِذَا اطْمَأْنَنْتُمْ فَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَۚ اِنَّ الصَّلٰوةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ كِتٰبًا مَّوْقُوْتًا

Artinya: Apabila kamu telah menunaikan salat, maka berzikirlah kepada Allah, baik ketika berdiri, duduk, maupun berbaring. Kemudian apabila telah merasa aman, dirikanlah salat dengan sempurna. Sesungguhnya salat itu adalah kewajiban yang telah ditentukan waktunya atas orang-orang beriman (QS An-Nisa: 103).

- Menjaga serta meningkatkan kualitas salat, baik salat fardu maupun salat sunah seperti hajat, tahajud, duha, dan lainnya.

- Memperbanyak membaca serta mentadabburi Al-Qur’an. Bulan Sya’ban dapat menjadi momentum awal untuk mempererat hubungan dengan Al-Qur’an agar terbiasa membacanya ketika Ramadhan tiba.

Membaca Al-Qur’an termasuk ibadah yang paling utama. Sebagaimana diriwayatkan dari an-Nu‘man bin Basyir, Rasulullah saw. bersabda:

قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَفْضَلُ عِبَادَةِ أُمَّتِي قِرَاءَةُ الْقُرْآنِ

Artinya: Sebaik-baik ibadah umatku adalah membaca Al-Qur’an (HR al-Baihaqi).

- Memperbanyak sedekah dan menolong sesama. Memberi kepada yang membutuhkan akan membawa keberkahan dan melatih kepedulian sebelum datangnya Ramadhan. Allah Swt. berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَنْفِقُوْا مِمَّا رَزَقْنٰكُمْ مِّنْ قَبْلِ اَنْ يَّأْتِيَ يَوْمٌ لَّا بَيْعٌ فِيْهِ وَلَا خُلَّةٌ وَّلَا شَفَاعَةٌ ۗوَالْكٰفِرُوْنَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, infakkanlah sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada saat itu tidak ada lagi jual beli, tidak ada persahabatan yang akrab, dan tidak ada syafaat. Orang-orang kafir itulah orang-orang zalim (QS Al-Baqarah: 254).

- Menyambung silaturahmi serta memperbaiki hubungan dengan keluarga, sahabat, dan tetangga agar hati menjadi bersih ketika memasuki Ramadhan. Rasulullah saw. bersabda:

عن أبي هريرة رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليكرم ضيفه ومن كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليصل رحمه ومن كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليقل خيرا أو ليصمت

Artinya: Dari Abu Hurairah ra., Nabi Muhammad saw. bersabda, “Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya. Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia menyambung silaturahmi. Dan barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam.” (HR Bukhari dan Muslim).

Hadirin rahimakumullah,
Mari manfaatkan sisa bulan Sya’ban ini dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai kelalaian membuat kita memasuki Ramadhan tanpa persiapan. Semoga Allah mempertemukan kita dengan Ramadhan dalam keadaan sehat, penuh iman, dan siap beribadah secara maksimal. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
 
  أَقُوْلُ قَوْلِيْ هٰذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.  

Khutbah II  

 اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ وَكَفَى، وَأُصَلِّيْ وَأُسَلِّمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْمُصْطَفَى، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَهْلِ الْوَفَا. أَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.  أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ عَظِيْمٍ، أَمَرَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَالسَّلَامِ عَلَى نَبِيِّهِ الْكَرِيْمِ فَقَالَ: إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا، اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ، فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ والْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، اللهم ادْفَعْ عَنَّا الْبَلَاءَ وَالْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالْبَغْيَ وَالسُّيُوْفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، مِنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَمِنْ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ عِبَادَ اللهِ، إنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى ويَنْهَى عَنِ الفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْتَذَكَّرُوْنَ. فَاذكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ.  


Topik

Agama Syakban ramadan khutbah Jumat



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Kalimantan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya

Agama

Artikel terkait di Agama