JATIMTIMES - Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang berkomitmen untuk terus mematangkan kualitas atlet Kota Malang. Hal tersebut salah satunya juga dimaksudkan sebagai persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur pada tahun 2027 mendatang.
Menurut Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, kendati masih digelar tahun depan, tak ada salahnya kesiapan atlet digodog lebih awal. Salah satu alasannya yakni karena gelaran tersebut akan diselenggarakan di Kota Surabaya.
Baca Juga : Usulan 7 Tahun Belum Terwujud, Kini Pelengsengan DAS Brantas Diproses lewat MoU
"Tahun 2027 ini tahun depan, ini waktu yang pas untuk memulai persiapan (atlet), menyisakan beberapa bulan. Apalagi yang menjadi tuan rumah adalah juara umum, Surabaya," ujar Baihaqi, Senin (23/2/2026).
Dirinya menilai bahwa gelaran Porprov X di Surabaya akan memiliki tantangan tersendiri. Salah satunya, ia berkeyakinan bahwa sebagai tuan rumah, Kota Surabaya tentu tak ingin kecolongan dan bakal habis-habisan untuk menjaga posisinya sebagai juara umum.
"Saya rasa bukan hanya Surabaya saja ya, Sidoarjo tentu juga akan all-out, karena lokasinya juga dekat dengan tuan rumah. Apalagi, sejumlah venue nanti juga akan ditempatkan di Sidoarjo," jelas Baihaqi.
Hal tersebut juga telah ia koordinasikan dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang. Dimana selain atlet, persiapan dari segi kelembagaan juga perlu untuk terus dimatangkan sepanjang 2026 ini
"Momentumnya kita, secara kelembagaan, pembinaan atelt akan dimulai di tahun 2026, KONI juga sepakat," imbuh Baihaqi.
Keseriusan tersebut juga ditunjukkan dengan pengalokasian anggaran sebesar Rp 7,5 Miliar pada tahun 2026 ini. Dimana anggaran tersebut rencananya akan dialokasikan lebih banyak untuk mematangkan kesiapan atlet.
Baca Juga : Simulasi TKA SMP 2026 Resmi Dimulai Hari Ini, Berikut Jadwal Lengkap dan Link Aksesnya
"Mulai dari penjaringan bibit, pembinaan atlet dan rencananya nanti akan ada Pra Puslatkot. Jadi anggaran sebesar Rp 7,5 Miliar itu, mayoritas akan diarahkan kesana," tutur Baihaqi.
Sedangkan untuk target, lanjut Baihaqi, Kota Malang masih secara realistis menargetkan dapat mendarat di urutan kedua. Terlebih dengan perolehan medali yang tetap di atas 100 medali.
Sebagai informasi, bertindak sebagau tuan rumah utama Porprov Jatim 2025 lalu, Kota Malang tampil luar biasa dengan mengoleksi 919 poin dari 137 emas, 127 perak, dan 117 perunggu.
