Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Polresta Malang Kota Imbau Warga Hindari Takbir Keliling Berlebihan

Penulis : Irsya Richa - Editor : Yunan Helmy

20 - Mar - 2026, 14:31

Placeholder
Kabag Ops Polresta Malang Kota Kompol Wiwin Rusli. (Foto: Irsya Richa/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Menjelang malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah, Polresta Malang Kota mengimbau masyarakat Kota Malang untuk menjaga keamanan dan ketertiban dengan melaksanakan takbir. Warga diimbau melaksanakan takbiran secara khidmat tanpa euforia berlebihan. Imbauan ini sebagai langkah preventif dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2026.

Hal ini demi mencegah potensi gangguan kamtibmas seperti penggunaan petasan berbahaya, takbir keliling, hingga konflik sosial, sekaligus mengajak warga menjunjung tinggi ukhuwah Islamiyah demi terciptanya suasana aman dan damai.

Baca Juga : Ingin Turunkan Berat Badan setelah Lebaran? Coba 5 Cara Ini agar Tubuh Kembali Ideal

Aparat kepolisian menilai malam takbiran bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga momentum sakral yang seharusnya diisi dengan kegiatan penuh makna, bukan justru memicu potensi gangguan keamanan. Hal tersebut diungkapkan Kabag Ops Polresta Malang Kota Kompol Wiwin Rusli.

Ia menekankan pentingnya pelaksanaan takbir secara sederhana dan tidak berlebihan. Masyarakat diimbau agar tidak melakukan takbir keliling yang berpotensi menimbulkan kerumunan maupun gangguan ketertiban umum.

“Kami mengajak masyarakat untuk mengisi malam takbiran dengan kegiatan yang khusyuk dan tertib, baik di masjid maupun lingkungan masing-masing. Hindari konvoi, penggunaan sound horeg, serta petasan berdaya ledak tinggi yang bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain,” kata Wiwin.

Menurut dia, penggunaan petasan tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berisiko memicu insiden yang lebih besar, termasuk konflik sosial. Karena itu, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga lingkungan tetap aman.

“Kesadaran kolektif menjadi kunci. Jika semua pihak saling menjaga, maka suasana yang aman dan damai akan tercipta dengan sendirinya,” tambahnya, Jumat (20/3/2026).

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Lukman turut mengingatkan pentingnya menjaga persatuan, terutama dalam menyikapi kemungkinan perbedaan penetapan Hari Raya Idul Fitri. Ia mengajak masyarakat untuk mengedepankan nilai-nilai ukhuwah Islamiyah dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga : Legitnya Es Dawet Ayu Wins di Malang, Gunakan Pandan Asli dan Gula Merah Banjarnegara

“Perbedaan jangan dijadikan alasan untuk terpecah. Justru ini menjadi momentum untuk saling menghormati dan memperkuat persaudaraan,” ucap Lukman.

Selain aspek keamanan lingkungan, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan saat meninggalkan rumah, termasuk memastikan kondisi listrik dan kompor dalam keadaan aman serta berkoordinasi dengan tetangga atau petugas keamanan setempat.

Untuk mendukung respons cepat, Polresta Malang Kota menyediakan layanan pengaduan melalui call center 110 serta layanan Jogo Malang Presisi di nomor 0811-1272-000. Masyarakat diharapkan tidak ragu melapor jika menemukan hal mencurigakan.

“Sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi fondasi utama dalam menjaga kamtibmas. Mari kita rayakan Idul Fitri dengan penuh kedamaian, keamanan, dan kebersamaan,” tutup Lukman.


Topik

Peristiwa Takbiran malam takbiran Polresta Malang Kota Kota Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Kalimantan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa