Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Internasional

Trump Sebut Kesepakatan Damai AS–Iran Semakin Dekat, Isyaratkan Bisa Teken di Pakistan

Penulis : Mutmainah J - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

17 - Apr - 2026, 10:22

Placeholder
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Foto @realdonaldtrump)

JATIMTIMES - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa peluang tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran kini semakin terbuka lebar. Ia bahkan mengisyaratkan kemungkinan hadir langsung ke Pakistan untuk menandatangani perjanjian tersebut jika pembicaraan mencapai titik final.

Pernyataan itu disampaikan Trump saat berbicara kepada wartawan di Gedung Putih. Ia menegaskan bahwa kedua negara saat ini berada dalam tahap yang sangat dekat menuju kesepakatan penting, terutama terkait isu nuklir yang selama ini menjadi sumber ketegangan.

Baca Juga : Israel dan Lebanon Sepakati Gencatan Senjata 10 Hari, Berlaku Mulai Tengah Malam

“Kita sangat dekat untuk mencapai kesepakatan dengan Iran,” kata Trump, dilansir AFP dan Al Arabiya, Jumat (17/4/2026).

Trump juga menekankan bahwa salah satu poin utama dalam negosiasi adalah memastikan Iran tidak mengembangkan senjata nuklir. Menurutnya, pihak Teheran telah menunjukkan sikap kooperatif dalam hal ini.

“Kita harus memastikan bahwa Iran tidak akan pernah mendapatkan senjata nuklir... Mereka sepenuhnya setuju dengan itu. Mereka telah menyetujui hampir semuanya,” lanjutnya.

Trump membuka kemungkinan dirinya akan terbang ke Islamabad jika kesepakatan benar-benar tercapai dan ditandatangani di sana. Hal ini menandakan peran penting Pakistan sebagai mediator dalam proses negosiasi antara kedua negara.

“Saya mungkin akan pergi, ya. Jika kesepakatan itu ditandatangani di Islamabad, saya mungkin akan pergi,” ujar Trump.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, serta panglima militer Pakistan, Asim Munir, atas kontribusi mereka dalam menjembatani dialog antara Washington dan Teheran.

Sebelumnya, Wakil Presiden AS, JD Vance, telah memimpin delegasi Amerika Serikat ke Islamabad untuk bertemu dengan pejabat Iran. Namun, pertemuan tersebut belum menghasilkan kesepakatan konkret.

Baca Juga : BYD Kalah Sengketa Merek Denza di MA, Nama Danza Jadi Opsi Baru?

Meski demikian, Gedung Putih menyatakan bahwa pembicaraan akan berlanjut ke putaran berikutnya, yang kemungkinan besar kembali digelar di Pakistan.

Trump juga mengungkapkan bahwa Iran disebut telah menyetujui untuk menyerahkan cadangan uranium yang diperkaya salah satu isu paling krusial dalam negosiasi nuklir.

“Mereka telah setuju untuk mengembalikan debu nuklir kepada kita,” kata Trump, menggunakan istilahnya sendiri untuk menggambarkan cadangan uranium yang selama ini dikhawatirkan dapat digunakan untuk membuat senjata nuklir.

Meski belum ada rincian resmi terkait isi kesepakatan, pernyataan Trump menunjukkan adanya kemajuan signifikan dalam hubungan AS dan Iran. Jika benar tercapai, kesepakatan ini berpotensi meredakan ketegangan geopolitik yang telah berlangsung lama di kawasan Timur Tengah.


Topik

Internasional Donald Trump Kesepakatan Damai AS Iran Amerika Serikat Pakistan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Kalimantan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Internasional

Artikel terkait di Internasional