Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Ekonomi

Tips Investasi Saham Amerika: Perbandingan Fee dan Pajak

Penulis : Redaksi - Editor : Redaksi

17 - Apr - 2026, 18:59

Placeholder
Ilustrasi investasi saham

Investasi saham Amerika semakin populer di Indonesia karena aksesnya yang mudah dan potensi keuntungannya besar. Namun, selain memilih saham yang tepat, investor juga harus memahami perbandingan fee dan pajak. 

Dengan mengetahui perbedaan antara saham konvensional dan tokenisasi saham, kamu bisa mengoptimalkan keuntungan dan menghindari biaya yang tidak perlu. Untuk itu, kamu harus memantau pergerakan saham Amerika hari ini dengan mudah melalui berbagai platform digital. 

Baca Juga : Disparbud Kabupaten Malang Minta Pemprov Jatim Fasilitasi Pemecahan Masalah Polemik Coban Sewu

Salah satu aplikasi yang menyediakan fitur tersebut adalah Pintu. Melalui fitur xStocks, maka kamu bisa melihat pergerakan saham perusahaan teknologi Amerika seperti, saham Nvidia, saham Google, saham Microsoft, Saham Tesla, dll.

Selain itu, Pintu juga dikenal sebagai aplikasi all in one dimana, kamu bisa melakukan diversifikasi aset seperti trading crypto, investasi emas crypto, membeli saham global melalui xStocks hingga membeli ETF perak tertokenisasi.

Namun demikian, selain potensi cuan, investor juga perlu memahami struktur biaya dan pajak yang melekat pada investasi saham Amerika, baik melalui broker konvensional maupun melalui inovasi tokenized stock.

Perbandingan Fee Investasi Saham Amerika

Dalam praktiknya, investasi saham Amerika memiliki beberapa komponen biaya yang harus diperhatikan. Biaya ini bisa berbeda tergantung pada platform yang digunakan. Berikut beberapa komponen yang harus dipertimbangkan, diantaranya adalah:

1. Fee Transaksi Broker

Pada saham konvensional, broker biasanya mengenakan biaya saat membeli dan menjual saham. Biaya ini dapat berupa persentase tertentu atau flat fee per transaksi. Selain itu, beberapa broker luar negeri juga menerapkan biaya tambahan seperti inactivity fee.

Sebaliknya, platform seperti Pintu menawarkan alternatif melalui fitur xStocks. Dengan sistem tokenisasi saham, biaya transaksi cenderung lebih rendah karena tidak melibatkan banyak perantara.

2. Biaya Konversi Mata Uang

Karena saham Amerika diperdagangkan dalam dolar AS, investor Indonesia perlu melakukan konversi dari rupiah. Proses ini biasanya dikenakan spread atau biaya tambahan yang dapat mempengaruhi total investasi.

Namun, beberapa platform modern telah mengoptimalkan sistem konversi sehingga biaya menjadi lebih efisien.

3. Minimum Pembelian

Broker saham konvensional umumnya mengharuskan pembelian minimal 1 lembar saham. Untuk saham teknologi tertentu, harga per lembar bisa mencapai jutaan rupiah. Sebaliknya, melalui xStocks di Pintu, investor dapat membeli dalam nominal kecil, bahkan mulai dari sekitar Rp11.000. Hal ini membuat investasi menjadi lebih inklusif.

Perbandingan Pajak Saham Konvensional dan Tokenisasi Saham

Pajak Saham Konvensional (PPh Pasal 17)

Keuntungan dari saham Amerika melalui broker luar negeri dikategorikan sebagai penghasilan dan dikenakan pajak progresif.

Lapisan PKP Tahunan:

  • Sampai Rp60 juta: 5%
  • Rp60 juta – Rp250 juta: 15%
  • Rp250 juta – Rp500 juta: 25%
  • Rp500 juta – Rp5 miliar: 30%
  • Di atas Rp5 miliar: 35%

Dalam sistem ini, pajak tidak dipotong otomatis sehingga investor harus menghitung, menyetor, dan melaporkan sendiri melalui SPT Tahunan.

Contoh Perhitungan

Misalnya, Yola memiliki: PKP dari pekerjaan: Rp200.000.000 dan Capital gain saham: Rp3.000.000. Jadi Total PKP = Rp203.000.000 (masuk bracket 15%)

Jika Yola membeli saham NVIDIA senilai Rp10.000.000 dan mendapatkan keuntungan 30%, maka:

  • Capital gain = Rp3.000.000
  • Pajak = 15% × Rp3.000.000 = **Rp450.000**

Pajak Tokenisasi Saham (PMK No. 50 Tahun 2025)

Berbeda dengan saham konvensional, tokenized stock memiliki sistem pajak yang lebih sederhana, seperti:

  • PPN dihapus dari transaksi
  • Pajak hanya saat penjualan
  • Tarif: 0,21% dari nilai jual bruto

Contoh Perhitungan

Yola membeli tokenisasi saham Nvidia melalui xStocks di Pintu sebesar Rp10.000.000 dan memperoleh keuntungan 30%. Total nilai jual = sekitar Rp13.000.000. Pajak = 0,21% × Rp13.000.000 = Rp27.300

Pajak ini langsung dipotong otomatis oleh platform sehingga investor tidak perlu melakukan perhitungan manual.

Baca Juga : 10 Mata Uang Terlemah di Dunia 2026, Rupiah Masuk Daftar? Ini Penjelasan Lengkapnya

Mana yang Lebih Menguntungkan?

Jika dilihat dari sisi pajak dan kemudahan, tokenized stock cenderung lebih menguntungkan dibanding saham konvensional. Hal ini karena pada saham konvensional, pajak menggunakan sistem progresif yang bisa mencapai hingga 35%, tergantung total penghasilan tahunan. Selain itu, investor juga harus menghitung dan melaporkan pajak secara mandiri, yang tentu menambah kompleksitas.

Sebaliknya, tokenized stock menawarkan pajak final yang jauh lebih rendah, yaitu hanya 0,21% dari nilai jual. Tidak hanya itu, pajak juga langsung dipotong secara otomatis oleh platform, sehingga prosesnya jauh lebih praktis. 

Dengan beban pajak yang lebih ringan dan sistem yang sederhana, investor dapat mempertahankan lebih banyak keuntungan bersih tanpa perlu repot mengurus administrasi perpajakan.

Keunggulan xStocks di Pintu

Fitur xStocks yang tersedia di Pintu menjadi salah satu inovasi yang mempermudah akses investasi saham Amerika bagi investor Indonesia. Salah satu keunggulan utamanya adalah kemampuan untuk melakukan transaksi selama 24 jam penuh setiap hari. 

Hal ini berbeda dengan pasar saham tradisional yang memiliki jam operasional terbatas, sehingga investor memiliki fleksibilitas lebih tinggi dalam menentukan waktu transaksi. Selain itu, xStocks memungkinkan pembelian saham dalam bentuk fraksional. 

Artinya, kamu tidak perlu membeli satu lembar penuh saham yang harganya mahal, tetapi bisa mulai dari nominal kecil sekitar Rp11.000. Dengan demikian, hambatan masuk bagi investor pemula menjadi jauh lebih rendah dan inklusif.

Dari sisi biaya, xStocks juga menawarkan efisiensi yang signifikan. Karena berbasis teknologi blockchain, proses transaksi menjadi lebih sederhana dan tidak melibatkan banyak perantara seperti broker tradisional. 

Hal ini berdampak langsung pada biaya yang lebih rendah, sehingga investor dapat mengalokasikan lebih banyak dana untuk investasi daripada untuk membayar fee. Tidak hanya itu, kemudahan juga terlihat dari sistem perpajakan yang terintegrasi. 

Pajak langsung dipotong saat transaksi jual, sehingga investor tidak perlu lagi menghitung atau menyetorkan pajak secara manual. Bahkan, laporan transaksi dapat diunduh langsung dari platform, sehingga memudahkan pelaporan SPT tahunan.

Selain aspek teknis, xStocks juga memberikan pengalaman investasi yang lebih praktis karena semua proses dilakukan dalam satu aplikasi. Mulai dari pembelian, pemantauan aset, hingga riwayat transaksi dapat diakses dengan mudah. 

Dengan kombinasi kemudahan, biaya rendah, dan fleksibilitas tinggi, xStocks menjadi solusi menarik bagi investor yang ingin mengakses saham Amerika dengan cara yang lebih modern.

Dari penjelasan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa investasi saham Amerika menawarkan peluang besar, namun penting untuk memahami perbedaan fee dan pajak antara saham konvensional dan tokenized stock. 

Saham konvensional memiliki sistem pajak progresif yang kompleks, sementara tokenized stock menawarkan pajak final yang lebih rendah dan proses yang lebih sederhana.

Melalui fitur xStocks di Pintu, investor dapat menikmati berbagai keunggulan seperti biaya rendah, akses 24/7, serta kemudahan dalam pengelolaan pajak. Oleh karena itu, memahami perbedaan ini dapat membantu kamu memilih metode investasi yang lebih efisien dan menguntungkan.

 


Topik

Ekonomi investasi saham xstock amerika



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Kalimantan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Redaksi

Editor

Redaksi