Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Rumah dan Kandang Terbakar di Desa Picisan Tulungagung, Kerugian Materil Ditaksir Capai 90 Juta Rupiah

Penulis : Aries Marthadinaja - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

11 - Jun - 2026, 20:10

Placeholder
Kebakaran menghanguskan rumah beserta kandang ternak milik warga di Dusun Pulo, Desa Picisan, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, kerugian capai Rp 90 juta. (dok. Tulungagung Jatimtimes/Humas Polri)

JATIMTIMES - Kebakaran hebat melanda sebuah rumah beserta kandang ternak milik warga di Dusun Pulo, Desa Picisan, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung.

Berasarkan keterangan yang diterima pada Kamis, 11 Juni 2026 rumah yang terbakar diketahui milik M (69), warga Desa Picisan, Kecamatan Sendang. Meski kebakaran menyebabkan kerusakan cukup parah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, sejumlah aset milik korban tidak berhasil diselamatkan dari amukan si jago merah.

Baca Juga : Kembalikan Yayasan ke NU, Dosen Muda di Tulungagung Ini Layangkan Gugatan ke PN

Dikabarkan peristiwa nahas itu terjadi pada Rabu (10/6) dini hari, saat sebagian besar warga masih terlelap. Akibatnya, enam ekor kambing mati serta menimbulkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp90 juta.

Kapolsek Sendang AKP Daroji menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan mengenai kebakaran tersebut dan segera menerjunkan anggota ke lokasi kejadian. Langkah cepat dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman sekaligus melakukan penanganan awal di tempat kejadian perkara.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, seorang saksi berinisial Y melihat kobaran api muncul dari kandang kambing milik korban. Api yang sudah cukup besar dengan cepat membakar bagian kandang dan merembet ke bangunan rumah yang berada tepat di sampingnya.

Api dalam waktu singkat semakin membesar sehingga membuat warga sekitar panik. Sejumlah warga langsung berdatangan untuk membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Sementara itu, warga lainnya segera menghubungi petugas pemadam kebakaran agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat.

Upaya warga untuk menahan laju api cukup membantu sebelum petugas tiba. Namun karena material bangunan dan kandang mudah terbakar, kobaran api terus menyebar ke beberapa bagian bangunan. Asap tebal juga terlihat membumbung tinggi di sekitar lokasi kejadian.

Tidak lama berselang, petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi dengan membawa tiga unit mobil tangki. Proses pemadaman berlangsung cukup intens mengingat api sudah menghanguskan sebagian besar bangunan dan kandang ternak. Berkat kerja keras petugas dan bantuan warga, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.30 WIB.

Selain petugas pemadam kebakaran, petugas dari PLN juga turut datang ke lokasi. Mereka melakukan pemutusan aliran listrik sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya korsleting maupun risiko kebakaran susulan yang dapat membahayakan warga sekitar.

Setelah kondisi dinyatakan aman, Kepala Desa Picisan, Muselan, melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Sendang. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian untuk melakukan pemeriksaan dan pengamanan area kebakaran.

AKP Daroji mengatakan bahwa pihaknya segera mengambil langkah-langkah pengamanan begitu menerima laporan dari masyarakat.

Baca Juga : Tiga Perempuan Asal Campurdarat Diamankan Polisi Usai Sewa Motor Berujung Penipuan

“Begitu menerima laporan, anggota Polsek Sendang bersama instansi terkait langsung mendatangi lokasi, melakukan pengamanan, memasang garis polisi serta rambu-rambu peringatan di sekitar area kebakaran,” ujar AKP Daroji.

Akibat kebakaran tersebut, satu unit rumah milik korban mengalami kerusakan parah. Selain bangunan rumah, berbagai perabotan dapur yang berada di dalamnya juga hangus terbakar. Kandang ternak yang menjadi titik awal munculnya api turut rata dengan tanah.

Kerugian semakin besar karena enam ekor kambing yang berada di dalam kandang tidak sempat diselamatkan. Seluruh ternak tersebut ditemukan dalam kondisi mati setelah kebakaran berhasil dipadamkan. Total kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai sekitar Rp90 juta.

Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai potensi yang dapat memicu kebakaran, terutama pada malam hingga dini hari saat aktivitas warga berkurang. Pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik, peralatan elektronik, maupun sumber api di rumah dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa.

“Keselamatan harus menjadi prioritas. Apabila terjadi kebakaran atau keadaan darurat lainnya, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat,” pungkas AKP Daroji.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu menjaga keamanan lingkungan dan memastikan seluruh potensi bahaya kebakaran dapat diminimalkan sejak dini.


Topik

Peristiwa Kebakaran Kebakaran Rumah Kebakaran Kandang Tulungagung



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Kalimantan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aries Marthadinaja

Editor

Sri Kurnia Mahiruni