Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Megawati Titip Pesan kepada Wali Kota Blitar, Istana Gebang Harus Menjadi Pusat Edukasi Bung Karno

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : A Yahya

15 - Jun - 2026, 16:15

Placeholder
Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri berbincang dengan Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin (batik prabha) saat meninjau Istana Gebang usai peresmian revitalisasi rumah masa kecil Bung Karno, Senin (15/6/2026). Peninjauan tersebut sekaligus menjadi momen penyampaian pesan agar situs bersejarah itu terus dirawat dan dimanfaatkan sebagai pusat edukasi kebangsaan. (Foto: Diskominfotik Kota Blitar)

JATIMTIMES – Presiden Republik Indonesia ke-5 Megawati Soekarnoputri menitipkan pesan khusus kepada Pemerintah Kota Blitar agar Istana Gebang tidak hanya menjadi bangunan bersejarah yang terawat, tetapi juga berkembang sebagai pusat edukasi yang mampu mengenalkan perjalanan hidup dan pemikiran Bung Karnokepada masyarakat luas.

Pesan tersebut disampaikan Megawati usai meresmikan hasil revitalisasi Istana Gebang, rumah masa kecil Presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno, di Kota Blitar, Senin (15/6/2026).

Baca Juga : Strategi Pemkot dan PA Surabaya Cegah Pernikahan Dini Berbuah Penurunan Diska

Peresmian berlangsung meriah dan menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian Bulan Bung Karno 2026. Acara diawali dengan peluncuran apparel produk koperasi melalui fashion show, dilanjutkan penyambutan tamu undangan dengan penampilan karawitan dan musik campursari. Suasana kebangsaan semakin terasa melalui tari pembuka Grebek Pancasila, menyanyikan lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, hingga pertunjukan sendratari kolosal Garudheya Sakti.

Puncak kegiatan ditandai dengan sambutan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri serta prosesi peresmian hasil revitalisasi Istana Gebang. Peresmian ditandai dengan pembukaan selubung patung Bung Karno dan penandatanganan prasasti.

Mega

Titip Pesan Perawatan dan Penguatan Edukasi

Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin mengatakan Megawati memberikan perhatian besar terhadap keberlanjutan pengelolaan Istana Gebang setelah revitalisasi selesai dilakukan.

Menurut pria yang akrab disapa Mas Ibin itu, Megawati menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia yang bertugas di kawasan tersebut, khususnya para pemandu wisata yang menjadi ujung tombak penyampaian sejarah kepada pengunjung.

“Beliau berpesan bagaimana merawat Istana Gebang dengan baik. Mulai dari pegawai maupun pemandu wisatanya perlu ada peningkatan kemampuan dalam menceritakan perjalanan Bung Karno sejak masa kecil hingga akhir hayat beliau. Jadi intinya perlu ada upgrading,” ujar Mas Ibin.

Pesan tersebut dinilai penting mengingat Istana Gebang bukan sekadar bangunan cagar budaya, melainkan ruang belajar yang menyimpan banyak jejak sejarah perjalanan Sang Proklamator.

Mas Ibin menegaskan Pemerintah Kota Blitar berkomitmen menindaklanjuti arahan tersebut melalui peningkatan kapasitas pemandu wisata serta penguatan materi edukasi sejarah yang disampaikan kepada pengunjung.

Mega

Bangunan Berusia Lebih dari Satu Abad

Selain penguatan edukasi, Megawati juga mengingatkan pentingnya perawatan berkelanjutan terhadap bangunan bersejarah tersebut. Istana Gebang diketahui telah berusia lebih dari 100 tahun dan tetap mempertahankan keaslian arsitekturnya meski telah direvitalisasi.

Karena itu, menurut Mas Ibin, diperlukan perhatian khusus agar kondisi bangunan tetap terjaga dan dapat dinikmati generasi mendatang.

“Ini rumah lama yang usianya lebih dari seratus tahun dan keasliannya masih dipertahankan. Karena itu membutuhkan perawatan khusus. Ada bagian-bagian yang kusam dan harus terus dirawat,” katanya.

Pemerintah Kota Blitar, lanjut Mas Ibin, telah menyiapkan langkah perawatan rutin melalui berbagai program kebersihan dan pemeliharaan kawasan, termasuk memanfaatkan program Jumat Asri yang selama ini dijalankan di lingkungan pemerintah daerah.

“Melalui program Jumat Asri nanti kita akan melakukan kegiatan bersih-bersih bersama di kawasan ini. Karena ini bangunan peninggalan sejarah dan cagar budaya, tentu harus kita rawat dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Ia optimistis revitalisasi yang telah dilakukan akan meningkatkan daya tarik Istana Gebang sebagai destinasi wisata sejarah sekaligus ruang pembelajaran kebangsaan.

Gebang

Nostalgia Megawati di Rumah Masa Kecil Bung Karno

Baca Juga : Daftar Demo Mahasiswa Hari Ini di Jakarta, Surabaya, Jogja, Medan dan Makassar, Ini Tuntutannya

Momen yang paling berkesan dalam kunjungan tersebut terjadi saat Megawati meninjau hingga bagian belakang Istana Gebang. Di lokasi itu, Presiden RI ke-5 tersebut tampak bernostalgia dan mengenang berbagai memori masa kecil yang pernah dilaluinya bersama keluarga.

Menurut Mas Ibin, Megawati banyak bercerita tentang kondisi rumah pada masa lalu serta berbagai kenangan yang masih melekat kuat dalam ingatannya.

“Tadi beliau banyak bercerita tentang masa kecilnya di sini. Beliau mengatakan dulu bagian ini seperti ini, bagian itu seperti itu. Banyak sekali cerita yang disampaikan. Ini menunjukkan bahwa rumah ini sangat membekas di hati beliau,” kata Mas Ibin.

Ia menjelaskan, pada masa kecilnya Megawati kerap menghabiskan waktu di Istana Gebang bersama sang nenek. Berbagai kenangan itulah yang membuat kunjungan ke setiap sudut rumah menjadi perjalanan emosional yang sarat makna.

Bagi Pemerintah Kota Blitar, momen tersebut menjadi bukti bahwa Istana Gebang bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga ruang yang menyimpan memori keluarga Bung Karno dan perjalanan panjang bangsa Indonesia.

Mega

Menumbuhkan Semangat Bung Karno bagi Generasi Muda

Mas Ibin meyakini keberadaan Istana Gebang memiliki nilai penting dalam membangun karakter generasi muda. Dari rumah sederhana inilah, kata dia, Bung Karno tumbuh, belajar, dan mulai membangun gagasan besar tentang masa depan Indonesia.

“Di sinilah Bung Karno ditempa. Banyak gagasan tentang kemerdekaan Indonesia dan arah bangsa ke depan berangkat dari tempat ini. Karena itu Istana Gebang sangat representatif untuk mengenalkan sosok Bung Karno muda kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyebut Istana Gebang menyimpan banyak kisah sejarah yang belum sepenuhnya diketahui publik. Salah satunya cerita yang berkembang mengenai pertemuan Bung Karno dan Supriyadi menjelang peristiwa perlawanan terhadap Jepang pada 1945.

Dengan beragam nilai sejarah yang dimiliki, Pemerintah Kota Blitar berharap Istana Gebang semakin menjadi magnet wisata kebangsaan sekaligus pusat edukasi yang mampu menumbuhkan semangat nasionalisme.

“Saya yakin masyarakat dari seluruh Indonesia akan tertarik datang ke sini. Sejarahnya luar biasa. Siapa pun yang datang akan merasakan semangat perjuangan Bung Karno dan memahami bagaimana beliau ditempa hingga menjadi pemimpin besar bangsa ini,” pungkas Mas Ibin.


Topik

Peristiwa istana gebang megawati soekarnoputri kota blitar istana gebang syauqul muhibbin bung karno



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Kalimantan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa