Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Pimpinan DPRD Jatim Minta Sekolah Tak Bikin Aturan Seragam yang Membebankan

Penulis : Muhammad Choirul Anwar - Editor : A Yahya

26 - Jul - 2026, 18:54

Placeholder
Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono.

JATIMTIMES – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono, meminta seluruh satuan pendidikan untuk tidak menambah beban orang tua siswa menjelang tahun ajaran baru. Sekolah diimbau secara tegas untuk tidak membuat aturan yang memaksakan pembelian seragam maupun perlengkapan sekolah yang berpotensi memberatkan ekonomi keluarga.

Deni menegaskan, di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan, setiap kebijakan sekolah wajib mengedepankan empati dan menyesuaikan dengan batas kemampuan masyarakat.

Baca Juga : Bahan Pakaian yang Nyaman Dipakai Saat Bediding, Tetap Hangat Tanpa Bikin Gerah

“Kami memahami kondisi ekonomi masyarakat saat ini masih berat. Karena itu, sekolah harus memiliki empati dan tidak membuat kebijakan yang memaksa orang tua membeli seragam atau perlengkapan tertentu hingga menimbulkan beban ekonomi. Jika ada hal-hal yang dirasa memberatkan, silakan dilaporkan agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan,” kata Deni, dikonfirmasi Minggu (26/7/2026).

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Deni merespons maraknya keluhan masyarakat terkait tingginya biaya perlengkapan sekolah menjelang tahun ajaran baru. Sejumlah orang tua mengaku terbebani karena harus mengeluarkan biaya besar di tengah daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih.

“Sekolah jangan menjadikan tahun ajaran baru sebagai momentum munculnya berbagai kewajiban yang membebani orang tua. Pendidikan harus menjadi ruang yang ramah bagi semua, bukan justru menghadirkan kecemasan karena biaya yang terus bertambah,” ujar Sekretaris PDI Perjuangan Jawa Timur ini.

Deni menekankan bahwa sekolah negeri khususnya harus mengedepankan pelayanan publik yang berkeadilan. Menurutnya, sekolah dilarang memberikan kesan mewajibkan orang tua membeli seragam atau perlengkapan di penyedia tertentu yang mengunci pilihan masyarakat.

“Jangan sampai ada kesan orang tua tidak memiliki pilihan. Kebijakan sekolah harus mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat, apalagi saat ini banyak keluarga masih berjuang memenuhi kebutuhan pokok. Jangan sampai persoalan seragam justru menjadi penghalang anak memperoleh pendidikan,” tegasnya.

Baca Juga : Jangan Keseringan Menutup Aplikasi di Latar Belakang HP, Ternyata Bisa Bikin Baterai Lebih Boros

Guna memastikan hak-hak siswa dan orang tua tetap terlindungi, Deni mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan saluran pengaduan resmi apabila menemukan dugaan kebijakan sekolah yang memberatkan atau tidak sesuai ketentuan.

Ia memastikan setiap laporan yang disertai data dan bukti akurat akan ditindaklanjuti secara objektif dan transparan.

“Silakan laporkan jika ada dugaan praktik yang membebani masyarakat. DPRD Jawa Timur akan mengawal setiap laporan agar ditindaklanjuti secara objektif, transparan, dan sesuai aturan yang berlaku sehingga hak siswa dan orang tua tetap terlindungi,” pungkas Ketua Persatuan Alumni (PA) GMNI Jawa Timur ini.


Topik

Pemerintahan dprd jatim seragam sekolah tahun ajaran baru deni wicaksono



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Kalimantan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Muhammad Choirul Anwar

Editor

A Yahya

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan