Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Olahraga

Pertama Kali Digelar, Piala Gubernur Jatim 2026 Diikuti Ribuan Atlet Taekwondo Kategori Pelajar

Penulis : M. Bahrul Marzuki - Editor : A Yahya

29 - Aug - 2026, 15:28

Placeholder
Opening Piala Gubernur Jatim 2026

JATIMTIMES - Pengprov Taekwondo Indonesia Jawa Timur untuk yang pertama kalinya menggelar Piala Gubernur Jawa Timur Antar Pelajar 2026. Kegiatan digelar pada 27–30 Agustus 2026 di GOR Kenjeran Park, Surabaya dan diikuti ribuan peserta. 

Kejuaraan ini menjadi momentum penting dalam pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit baru atlet Taekwondo Jawa Timur. Kegiatan dibuka oleh Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia Jawa Timur, Mayjen TNI (P) Yusman Madayun, S.I.P. 

Baca Juga : Deretan Kebakaran Besar di Indonesia Sepanjang 2026, Kalimantan hingga Gunung Semeru Masih Membara

Dalam sambutannya, Yusman menyampaikan bahwa kejuaraan tersebut bukan sekadar ajang untuk meraih prestasi dan menguku kemampuan atlet. Namun juga kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pengprov Taekwondo Indonesia Jawa Timur dalam meningkatkan prestasi. 

“Kejuaraan yang kita laksanakan hari ini bukan hanya menjadi ajang untuk meraih prestasi dan mengukur kemampuan atlet, tetapi juga merupakan bagian dari wujud nyata komitmen Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Jawa Timur dalam meningkatkan prestasi Taekwondo Jawa Timur,” ujar Yusman. 

Menurut Yusman, prestasi tidak dapat diraih secara instan. Diperlukan pembinaan yang berkelanjutan, program yang terarah, serta keberanian melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan kualitas atlet, pelatih, dan sistem pembinaan. 

Untuk mendukung hal tersebut, Pengprov TI Jawa Timur telah dan sedang menjalankan sejumlah program strategis. Di antaranya mengontrak pelatih dari Korea Selatan untuk menghadirkan pengalaman dan metode kepelatihan internasional secara langsung di Jawa Timur. 

“Pengprov TI Jawa Timur sudah menjalin kerja sama melalui MOU dengan Gwangju University, Korea Selatan, serta melaksanakan Training Camp (TC) di Gwangju University. Program tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman kepada atlet dan pelatih Jawa Timur dalam lingkungan Taekwondo dengan sistem pembinaan yang kuat,” ucapnya. 

Pengprov TI Jawa Timur juga menjalankan PUSLATDA Mandiri sebagai bagian dari pembinaan atlet secara berkesinambungan. Program ini tidak hanya dipersiapkan menjelang pertandingan, tetapi diarahkan menjadi proses pembinaan yang terukur, disiplin, dan berorientasi jangka panjang. 

Yusman menegaskan, seluruh program tersebut memiliki tujuan untuk mewujudkan Taekwondo Jawa Timur yang semakin berprestasi, profesional, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. 

Ia juga mengajak para atlet untuk berlatih dan bertanding dengan penuh semangat. Para pelatih diminta terus meningkatkan kualitas pembinaan, sementara wasit dan juri diharapkan menjunjung tinggi objektivitas serta sportivitas. 

Sementara itu, Ketua KONI Jawa Timur Muhammad Nabil memberikan apresiasi penuh terhadap pelaksanaan Kejurprov Taekwondo Piala Gubernur Jawa Timur Antar Pelajar 2026. 

Baca Juga : Head to Head Timnas Indonesia U-20 vs Malaysia Jelang Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Menurut Nabil, konsistensi Taekwondo Jawa Timur dalam menggelar kejuaraan sangat penting. Para atlet pelajar tidak cukup hanya mendapatkan latihan, tetapi juga membutuhkan pengalaman bertanding secara rutin untuk membangun kemampuan dan beradaptasi dengan atmosfer kompetisi. 

“Saya mengapresiasi penuh kegiatan ini, mendukung dan mengucapkan terima kasih karena Taekwondo secara intens selalu mengadakan kejuaraan-kejuaraan seperti ini sehingga anak-anak tidak sering latihan saja, tapi juga sering bertanding untuk beradaptasi,” ujar Nabil. 

Nabil menilai pengalaman bertanding menjadi bagian penting dalam proses pembentukan mental dan kemampuan atlet. Namun, ia menekankan bahwa tujuan yang lebih penting adalah mempersiapkan para atlet pelajar sebagai generasi baru yang nantinya menjadi penerus Taekwondo Jawa Timur. “Tapi yang lebih penting lagi, bagaimana adik-adik ini bisa dipersiapkan menjadi generasi-generasi baru untuk menjadi penerus atlet-atlet Jawa Timur di Taekwondo,” tegasnya. 

Ia berharap kejuaraan tersebut dapat melahirkan peserta-peserta baru yang mampu memberikan kontribusi terbaik pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). 

“Mudah-mudahan ada peserta-peserta baru yang memberikan kontribusi terbaik di Pekan Olahraga Provinsi. Saya berharap adik-adik yang hadir di sini mewakili daerah kabupaten, kota masing-masing dan bisa memberikan prestasi untuk Taekwondo, untuk kota kabupaten, dan nantinya memberikan prestasi untuk Jawa Timur,” ujarnya. 

Nabil juga berharap para atlet terbaik dari kejuaraan tersebut dapat terus dikembangkan dan dipromosikan ke jenjang pembinaan berikutnya. “Mudah-mudahan menghasilkan atlet-atlet terbaik yang bisa dipromosikan ke jenjang berikutnya,” lanjutnya. 

Melalui Kejurprov Piala Gubernur Jawa Timur Antar Pelajar 2026, pembinaan atlet diharapkan tidak berhenti pada pencapaian prestasi di tingkat pelajar. Kejuaraan ini diharapkan menjadi salah satu jalur untuk menemukan dan mempersiapkan atlet-atlet muda potensial yang nantinya mampu memperkuat Taekwondo Jawa Timur di ajang Porprov, nasional, hingga internasional.


Topik

Olahraga pengprov taekwondo yusman madayun lomba taekwondo



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Kalimantan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

M. Bahrul Marzuki

Editor

A Yahya