Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Ramadan Tanpa Macet, Pemkot Malang Siapkan Kantong Khusus Pasar Takjil

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Dede Nana

15 - Feb - 2026, 12:12

Placeholder
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Ramadan selalu identik dengan ramainya perburuan takjil. Namun di Kota Malang, kemeriahan itu tahun ini dipastikan tak lagi identik dengan kemacetan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tengah menyiapkan langkah penataan serius dengan menerbitkan Surat Edaran (SE) khusus pengaturan pasar takjil. Fokusnya yakni agar Ramadan tetap hidup, tapi lalu lintas dan ketertiban umum tetap terkendali.

Baca Juga : Reminder! Pendaftaran SNBP 2026 Ditutup 18 Februari, Segera Finalisasi Sebelum Terlambat

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan bahwa kebijakan ini berkaca dari pengalaman tahun lalu. Salah satu titik yang menjadi sorotan adalah kawasan Soekarno-Hatta yang kerap lumpuh akibat membludaknya pedagang takjil di tepi jalan.

“Takjil nanti kita lokalisir, kita tempatkan masuk ke dalam. Seperti di Soekarno-Hatta kemarin kan jadi macet. Nanti kita kerja sama dengan Taman Krida Budaya dan beberapa titik lain,” ujar Wahyu.

Konsepnya, pedagang tidak lagi menyebar di bahu jalan, melainkan ditempatkan di kantong-kantong khusus agar tidak mengganggu arus kendaraan. Salah satu lokasi yang dijajaki adalah area Taman Krida Budaya serta sejumlah titik alternatif lain yang dinilai representatif.

Wahyu menegaskan, penataan ini bukan upaya membatasi ruang gerak pelaku UMKM. Sebaliknya, Pemkot ingin memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengorbankan kenyamanan masyarakat.

Jika di lokasi tertentu tidak tersedia lahan memadai, skema pengaturan lalu lintas hingga pembatasan jam operasional akan diterapkan. Selain itu, pedagang diwajibkan membersihkan area setelah waktu berjualan berakhir.

“Setelah waktu berjualan selesai, area wajib segera dibersihkan,” tegasnya.

Baca Juga : Jelang Ramadan, Harga Ayam, Telur, dan Cabai Rawit Kompak Naik

Saat ini, regulasi dalam bentuk SE masih dalam tahap finalisasi dan harmonisasi antar-OPD. Beberapa perangkat daerah masih memberikan masukan, terutama terkait pemetaan titik-titik PKL, mengingat jumlah pedagang diperkirakan meningkat dibanding tahun sebelumnya.

“SE sudah dalam proses, tinggal harmonisasi. Sebelum Ramadan harus keluar supaya semua bisa melakukan persiapan,” imbuh Wahyu.

Dengan skema ini, Pemkot Malang berharap Ramadan tetap semarak, UMKM tetap tumbuh, dan warga tak lagi terjebak macet hanya demi berburu kolak dan gorengan menjelang magrib.


Topik

Pemerintahan takjil pasar takjil wali kota malang wahyu hidayat ramadan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Kalimantan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Dede Nana

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan