Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Gerak Cepat Tambal Jalan Berlubang, DPUPRPKP Kota Malang Klaim Sehari Sentuh 20 Titik Pakai Dana Insidentil

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Dede Nana

23 - Feb - 2026, 18:22

Placeholder
Jalan di kawasan Pasar Gadang yang rusak parah dan dikeluhkan masyarakat (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) memastikan perbaikan jalan berlubang terus dikebut setiap hari. Bahkan, dalam sehari, penanganan bisa menyasar hingga 20 titik kerusakan menggunakan anggaran insidentil yang disesuaikan kebutuhan di lapangan.

Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto menegaskan, penambalan jalan berlubang sudah menjadi rutinitas harian jajarannya. Tim teknis disebut terus bergerak tanpa harus menunggu laporan masyarakat.

Baca Juga : Kunjungan Menteri PU Bawa Dampak Pembangunan, DPRD Jember Beri Apresiasi

“Sampai saat ini teman-teman setiap hari jalan. Setiap ada informasi, misal di kawasan Langsep, hari itu juga kita perbaiki,” ujar Dandung, Senin (23/2/2026).

Menurutnya, meski belakangan banyak aduan warga terkait pengendara yang terjatuh akibat jalan berlubang, perbaikan sejatinya sudah berjalan melalui mekanisme monitoring internal. PUPRPKP memiliki tim khusus yang setiap hari turun ke lapangan untuk memetakan sekaligus menangani titik-titik kerusakan.

“Tidak harus menunggu laporan. Setiap hari kita lakukan penambalan. Kita punya tim monitoring,” ungkapnya.

Terkait pembiayaan, Dandung menjelaskan bahwa perbaikan jalan memanfaatkan pos anggaran insidentil. Anggaran tersebut bersifat fleksibel dan tidak hanya dialokasikan untuk jalan, tetapi juga mencakup drainase, bangunan, hingga kebutuhan infrastruktur lainnya.

“Saya tidak hafal detail anggarannya. Karena insidentil itu tidak hanya untuk jalan saja, tapi juga drainase, bangunan, dan macam-macam,” katanya.

Saat ditanya mengenai total anggaran yang telah terserap, termasuk kemungkinan kisaran Rp100 juta hingga Rp500 juta, Dandung belum bisa memastikan angka pastinya. “Menyesuaikan kebutuhan. Sudah banyak, tapi saya tidak hafal,” pungkasnya.

Baca Juga : Usulan 7 Tahun Belum Terwujud, Kini Pelengsengan DAS Brantas Diproses lewat MoU

Sebelumnya, keluhan terkait jalan berlubang ramai disuarakan warga dan pengguna jalan di Kota Malang. Sejumlah titik dilaporkan membahayakan pengendara hingga menyebabkan kecelakaan.

Beberapa ruas yang dikeluhkan antara lain kawasan Jalan Brantas, Jalan Rajasa, wilayah Pasar Gadang, hingga Jalan Raya Langsep. Kondisi tersebut memicu desakan warga agar Pemkot Malang lebih serius dan bertanggung jawab dalam memastikan keselamatan pengguna jalan.

Dengan klaim penanganan harian yang mampu menyentuh puluhan titik, publik kini menanti konsistensi dan percepatan perbaikan agar persoalan jalan berlubang tidak lagi menjadi ancaman rutin di Kota Malang.


Topik

Pemerintahan dpuprpkp kota malang jalan berlubang penambalan jalan berlubang pemkot malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Kalimantan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Dede Nana

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan