JATIMTIMES – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya secara resmi mengoperasikan perjalanan perdana KA Pandalungan 2 relasi Jember–Gambir (PP) pada Kamis (18/6/2026). Dalam peluncuran perdana tersebut, jajaran manajemen KAI Daop 8 Surabaya turun langsung menyapa penumpang.
Manajemen KAI Daop 8 memberikan apresiasi berupa suvenir kepada para pelanggan di Stasiun Surabaya Gubeng demi memastikan seluruh aspek layanan berjalan dengan aman dan lancar.
Baca Juga : Wali Kota Surabaya Ajak Jagal Bersinergi di RPH Tambak Osowilangun
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat terhadap pengoperasian KA Pandalungan 2 cukup tinggi pada perjalanan perdana relasi Jember - Gambir. Berdasarkan data manifes pada hari pertama pengoperasian, tercatat sebanyak 291 pelanggan melakukan keberangkatan dari berbagai stasiun yang berada di bawah naungan wilayah kerja KAI Daop 8 Surabaya.
"Perjalanan perdana KA Pandalungan 2 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sebanyak 291 pelanggan dari wilayah KAI Daop 8 Surabaya tercatat menggunakan layanan ini," ungkap Mahendro.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan pelanggan kepada KAI. Kehadiran KA Pandalungan 2 diharapkan dapat semakin meningkatkan konektivitas dan memberikan alternatif perjalanan yang nyaman, aman, serta tepat waktu," lanjutnya.
Guna menunjang kenyamanan ekstra selama perjalanan jarak jauh yang menghubungkan Jawa Timur menuju ibu kota Jakarta, KA Pandalungan 2 memiliki susunan rangkaian kereta kelas premium. Rangkaian tersebut terdiri atas delapan kereta eksekutif stainless steel, satu kereta makan (restorasi), serta satu kereta pembangkit dengan total kapasitas daya tampung mencapai 400 seat.
Di wilayah KAI Daop 8 Surabaya sendiri, kereta api ini dikonsepkan untuk mempermudah akses mobilitas masyarakat di jalur utara maupun tengah Jawa Timur. KA Pandalungan 2 melakukan pemberhentian secara reguler guna melayani naik dan turun pelanggan di enam stasiun strategis, meliputi Stasiun Bangil, Sidoarjo, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Lamongan, dan Stasiun Bojonegoro.
Mahendro menjelaskan, pengoperasian KA Pandalungan 2 merupakan bagian dari upaya KAI untuk terus meningkatkan layanan transportasi publik berbasis kereta api sekaligus menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin tinggi. Hadirnya layanan ini diharapkan pelanggan dapat memiliki lebih banyak pilihan perjalanan yang menghubungkan berbagai kota dengan waktu tempuh yang efisien dan fasilitas yang nyaman.
Baca Juga : Tekan Inflasi Telur, Bupati Situbondo Siapkan 1.000 Kandang Ayam dan Gandeng BI Cetak Peternak Milenial
Melalui kegiatan penyambutan pelanggan pada perjalanan perdana ini, KAI Daop 8 Surabaya juga ingin menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan sekaligus mempererat hubungan dengan pelanggan. Berbagai masukan dan harapan pelanggan akan terus menjadi perhatian KAI dalam meningkatkan kualitas pelayanan di masa mendatang.
"KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi layanan serta menjaga standar keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan demi mewujudkan transportasi publik yang semakin andal dan dipercaya masyarakat," tutup Mahendro.
