Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

UM Resmi Buka Magister PJJ, Perluas Akses Pendidikan Berkualitas bagi Profesional di Daerah 

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Yunan Helmy

01 - Jul - 2026, 17:06

Placeholder
Rektor UM Prof Dr Hariyono MPd (tengah), Wakil Rektor I UM Prof Dr H Ibrahim Bafadal MPd (kiri) dan Wakil Rektor III UM Prof Dr Markus Diantoro MSi (Anggara Sudiongko/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Universitas Negeri Malang (UM) memperluas akses pendidikan pascasarjana melalui penyelenggaraan Program Magister Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). Program ini menjadi solusi bagi guru, tenaga pendidik, dan para profesional yang ingin melanjutkan studi tanpa harus meninggalkan pekerjaan maupun berpindah domisili sekaligus tetap menjamin kualitas akademik sesuai standar pendidikan tinggi.

Rektor UM Prof Dr Hariyono MPd menjelaskan bahwa penyelenggaraan PJJ merupakan jawaban atas tingginya permintaan masyarakat dari berbagai daerah yang menginginkan layanan pendidikan UM. Namun, kampus memilih jalur yang sepenuhnya sesuai regulasi pemerintah sehingga mutu pendidikan tetap terjaga.

Baca Juga : Nila Yani Desak RUU Kawasan Industri Segera Disahkan, Indonesia Tak Boleh Kalah Rebut Investasi ASEAN

"Kami ingin melayani saudara-saudara kita yang sedang bekerja atau tempat tinggalnya jauh dari UM, tetapi secara kualitatif maupun administratif tetap tidak melanggar regulasi. Karena itu, kami merintis Program Pendidikan Jarak Jauh," ujar Prof Hariyono, Rabu (1/6/2026).

Menurut dia, perluasan akses pendidikan harus diiringi dengan penguatan budaya akademik. Karena itu, UM terus memberikan apresiasi kepada dosen-dosen yang mampu menghasilkan karya ilmiah bereputasi internasional agar budaya menulis dan meneliti semakin berkembang di lingkungan kampus.

"Kami berharap budaya menulis ini menjadi virus yang menular kepada kolega-kolega kami maupun mahasiswa sehingga tradisi akademik terus tumbuh di UM," katanya.

Wakil Rektor I UM Prof Dr H Ibrahim Bafadal MPd menjelaskan, kehadiran PJJ berawal dari banyaknya permintaan pembukaan kelas di berbagai daerah, seperti Probolinggo, Blitar, Kutai Timur hingga Kalimantan Utara. Namun pemerintah hanya mengizinkan tiga bentuk penyelenggaraan pendidikan tinggi, yakni kelas reguler, Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU), dan Pendidikan Jarak Jauh.

"UM sejak dulu taat terhadap aturan pemerintah. Kami tidak ingin membuka kelas yang bertentangan dengan regulasi. Karena itu kami memilih merintis Pendidikan Jarak Jauh," ujarnya.

Saat ini enam program studi magister telah dipersiapkan untuk PJJ. Empat di antaranya telah memperoleh izin resmi dari kementerian, yakni Magister Pendidikan Bahasa Inggris, Magister Pendidikan Matematika, Magister Pendidikan Dasar, dan Magister Teknologi Pendidikan. Sementara dua program studi lainnya masih menunggu rekomendasi setelah menyelesaikan tahapan akreditasi.

Seluruh pembelajaran dilaksanakan melalui platform digital yang telah disiapkan UM. Kendati demikian, mahasiswa tetap diwajibkan mengikuti satu kali pertemuan tatap muka di Kampus UM setiap semester sebagai bagian dari penguatan pengalaman akademik.

"Kami mengatur agar tidak murni semuanya PJJ. Setiap semester ada satu kali pertemuan di kampus sehingga mahasiswa juga mengenal lingkungan akademiknya secara langsung," jelas wakil rektor I.

Untuk memperkuat layanan kepada mahasiswa di daerah, UM juga membentuk Unit Pengelola Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) di Kutai Timur dan Kalimantan Utara. Di setiap UPBJJ disiapkan mentor lokal yang telah memiliki sertifikasi sebagai tutor sehingga mampu mendampingi mahasiswa selama pembelajaran. Kegiatan mentoring dijadwalkan sedikitnya satu kali setiap bulan.

UM memastikan kurikulum, capaian pembelajaran, hingga standar kompetensi lulusan pada program PJJ sama dengan program reguler. Perbedaannya hanya terletak pada media pembelajaran yang memanfaatkan teknologi digital.

Baca Juga : Simpang Empat Patih Kota Batu Ditutup Selama Proyek Preservasi, Catat Jalur Alternatif Hindari Macet

"Master kurikulumnya sama antara reguler dan PJJ. Yang berbeda hanya platform pembelajarannya," tegas wakil rektor I.

Pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) juga mulai diintegrasikan dalam proses pembelajaran. Namun, AI hanya berfungsi sebagai alat bantu, sedangkan peran utama tetap berada di tangan dosen.

"AI dipakai sebagai alat untuk melengkapi dan memperluas pembelajaran. Tetapi proses utamanya tetap melalui prakarsa dosen yang bersangkutan," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III UM Prof Dr Markus Diantoro MSi menegaskan bahwa kualitas pendidikan, termasuk pada penyelenggaraan PJJ, harus ditopang oleh ekosistem riset yang kuat. Menurut dia, publikasi ilmiah yang dihasilkan dosen akan semakin bernilai ketika menjadi rujukan bagi peneliti lain.

"Sebanyak 50 persen penilaian berasal dari sitasi. Artinya, karya ilmiah itu benar-benar dirujuk atau disitasi oleh artikel dan penelitian lain," kata wakil rektor III.

Ia mengakui menghasilkan publikasi internasional bukan pekerjaan mudah. Diperlukan kolaborasi antara dosen senior, dosen muda, mahasiswa, hingga mitra dari perguruan tinggi luar negeri agar penelitian memiliki kualitas dan dampak yang lebih luas.

"Tidak mudah menghasilkan jurnal internasional. Kami tidak bisa bekerja sendiri. Harus berkolaborasi dengan dosen lain, mahasiswa, bahkan peneliti dari luar negeri. Dibutuhkan ketekunan dan kerja sama yang berkelanjutan," ujarnya.

Pada tahap awal, setiap program studi PJJ direncanakan menerima sekitar 50 hingga 100 mahasiswa dalam satu angkatan. Biaya pendidikan disamakan dengan program reguler, sekitar Rp8,5 juta per semester. Melalui program ini, UM berharap semakin banyak masyarakat di berbagai daerah dapat mengakses pendidikan magister berkualitas tanpa harus meninggalkan profesi yang sedang dijalani.


Topik

Pendidikan UM Universitas Negeri Malang Program Magister Pendidikan Jarak Jauh



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Kalimantan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Yunan Helmy